Saturday, July 8, 2017

Bagaimana Cara ke Melaka dari Johor?



Setelah menginjakkan kaki ke Johor Malaysia, tidak ada salahnya kita meniatkan diri untuk jalan ke salah kota yang penuh dengan sejarah, yaitu Melaka.

Jika sebelumnya sudah diceritakan tentang Johor.
Jalan-Jalan di Johor yuk !!

Maka kali ini, saya akan memberikan informasi tentang cara melanjutkan perjalanan dari Johor ke Melaka.


Sebelumnya saya sempat singgung, bahwa jika kita melalui Pelabuhan Laut Puteri Harbour, itu akan ada shuttle bus dari Puteri Harbour ke Terminal Larkin, demikian juga sebaliknya aka ada Shuttle bus dari Terminal Larkin ke Puteri Harbour jika kita mau pulang ke Batam. Khusus untuk Terminal Larkin, itu titik kumpulnya di depan KFC. ingat ya di depan KFC.

Nah, setelah puas berbelanja di Johor Premium Outlets (JPO) atau mungkin juga ke LEGO LAND (bagi yang membawa anak-anak) plus makan-makan di Night Market KSL City Mall (khusus Senin Malam saja), maka perjalanan selanjutnya ke Melaka itu di mulai dari Terminal Larkin.
Ada 2 terminal besar di Johor yaitu Terminal Larkin dan Johor Sentral.

Jangan salah pergi ya, karena posisi Johor Sentral itu tepat di depan Mall Johor City Square. Terminal bus Johor Sentral ini KHUSUS BAGI YANG MAU KE SINGAPURA. Karena ternyata, di kesempatan kami ngobrol-ngobrol dengan driver Grab saat ke Johor Premium Outlets (JPO), driver tersebut menyampaikan bahwa orang-orang Johor sangat buannyak sekali yang kerja di Singapura, dan pulang pergi setiap harinya itu melalui JB Sentral.

Nah, kembali ke rencana semula. Karena kita mau ke Melaka, maka kita harus melalui Terminal Larkin.
Biaya taxi Grab dari Larkin sekitar 11 RM (kami tinggal di hotel dekat Mall Johor City Square).
Oya, aplikasi Grab yang sudah kita daftar saat di Johor, tetap bisa dipakai di seluruh Malaysia.

Bagi yang  mau tahu cara registrasi Grab di Malaysia, silahkan baca
Cara Registrasi Grab di Malaysia

Untuk beli tiket bus Johor-Melaka, bisa melalui 2 cara :
-Online, beli langsung di website nya, bisa langsung booking nomor kursi
Untuk mengetahui atau memesan harga tiket bisa juga dicek di http://www.easybook.com
Saat sudah ada tiket bus nya, tinggal menuju ke bus nya sesuai dengan Nomor pangkalan bus nya.

-Walk in, beli di counter bus.
Setelah pengalaman kami beberapa kali naik bus, lebih baik beli tiket secara Walk in saja.
Kenapa? karena Jadwal busnya selalu ada setiap jam, dan itu bukan hanya satu bus saja, banyak pilihan, jadi tidak usah kuatir, pasti ada tiketnya.
Tujuan terminal ke Melaka ada MELAKA SENTRAL
Harga tiket sekitar : 15 RM

Kami kebetulan naik Bus Delima.
Bus Delima ini hanya satu tingkat saja. dominan dengan warna merah. Kalo dilihat dari penampakan dan kondisi dalam bus nya, sepertinya bus baru. Plus ada tambahan fasilitas yang sangat disuka oleh Traveller yaitu ada colokan USB. Jadi selama perjalanan, bisa sambil charge HP atau Power Bank kita. Hanya untuk memastikan nanti saat di Melaka tetap bisa SELFIE &WEFIE di depan kamera.
Jadi untuk bus ini, saya rekomendasi lah.
Waktu perjalananan  Johor ke Melaka sekitar 3 jam an.
Itu sudah termasuk toilet break, beli snack di mini market di SPBU, tarik napas break (istilah bagi yang merokok) dan lain-lain.

Saat Tiba di Melaka Sentral, kami ke hotel dengan memesan Grab. Saat itu biayanya 15 RM, namun karena lagi ada promo diskon 15 RM, maka kami membayar 0 RM (langsung kembang api warna warni meluncur di udara memancarkan cahaya kebahagiaan)

Di Melaka ada beberapa tempat yang sering dikunjungi, namun sebenarnya, ya dekat-dekat saja lokasinya.

Bukit St. Paul & Christ Church
Salah satu yang kami kunjungi adalah Bukit St. Paul, yaitu bangunan tua (dibangun tahun 1521) yang dulunya adalah bangunan gereja. Untuk sejarah St. Paul bisa dibaca diberbagai literatur, tapi yang mau saya sampaikan adalah, Pastikan anda naik ke tempat ini. Kenapa? Karena dari puncak bukit ini, kita bisa menikmati pemandangan Kota Melaka (City View) yang luar biasa.
Perjalanan naik ke Bukit St. Paul lumayan lelah, tapi masih boleh tahanlah.

Ini Kondisi di luar gedung

Ini di dalam gedung


Untuk Naik ke Bukit St. Paul, bisa melalui pintu depan, tepat di samping Christ Church atau dari pintu belakang.
Biasanya kalo ke Melaka, orang banyak yang hanya ke Christ Churcrh seperti foto di bawah ini ↴

Jadi usahakan bisa naik ke Bukit St. Paul dan bisa melihat bangunan bersejarah St. Paul dan foto di depan bangunan bersejarah, sekaligus menikmati kota Melaka.

Jika naik dari Pintu belakang, akan ditemui banyak yang menyewakan sepeda gandeng, motor listrik

Berikut video kondisi di Bukit St. Paul



Jonker Street / Jonker Walk
Posisi Jonker Walk tetap berseberangan dengan Christ Church.
Bagi penggemar Hard Rock Cafe, jangan kuatir, karena Sebelum tugu Jonker Street ini, anda akan jumpai Hard Rock Cafe di sebelah kanan.

Ini adalah foto titik awal masuk ke Jonker Street ⇧
Gedung dibelakang kami itu menjual berbagai macam oleh-oleh.
Driver taxi sempat merekomendasi kami makan Es cendol Durian  di dalam gedung itu.
Bentuk kemasannya menarik. tapi menurut kami, rasanya biasa saja. Harga 6 RM
isinya di dalam es nya dikit aja, lebih banyak gula merah saja.
Sebelumnya saya pernah makan es cendol tepat di depan Christ Church, enak banget. hanya pas kami ke sana tidak ada.

Sepanjang Jonker street ini (kira-kanan jalan) itu banyak menjual berbagai jenis makanan.. Banyak makanan yang jarang dijumpai di Indonesia, cukup menarik juga.

Selain dari Bukit St. Paul, anda juga naik Taming Sari untuk bisa City View. Namun karena kami hanya One day trip (karena mau lanjutkan ke Kuala Lumpur), maka hanya bisa melihat dari dekat hotel saja :

Kasihan teman saya, padahal dia kepingin banget ke sana, tapi apa daya, Grab sudah siap meluncur ke Melaka Sentral untuk melanjutkan perjalanan ke Kuala Lumpur.

Kota Melaka tidak terlalu besar, jadi 2 hari itu sudah habis anda kelilingi.

Ikuti Youtube Channel : Sujanto Tedja V-Channnel
Follow Instagram : @sujantotedja

No comments:

Post a Comment